Rutan Purbalingga Promosikan Hasil Karya Warga Binaan Melalui Instagram dan TikTok
Purbalingga — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Purbalingga terus berinovasi dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanfaatkan media sosial, yakni Instagram dan TikTok, sebagai sarana promosi hasil karya warga binaan kepada masyarakat luas.
Produk yang dipromosikan merupakan hasil pembinaan kemandirian yang diproduksi oleh warga binaan seperti sapu, keranjang, serta cikrak atau pengki. Produk-produk tersebut dibuat dengan keterampilan dan ketelitian tinggi, sehingga memiliki kualitas yang layak bersaing di pasaran.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan promosi sepenuhnya dilakukan oleh petugas dan peserta magang Rutan Purbalingga melalui pembuatan konten foto dan video yang menarik dan informatif. Sementara itu, warga binaan pemasyarakatan berfokus pada proses produksi sebagai bagian dari program pembinaan keterampilan yang bertujuan membekali mereka dengan kemampuan kerja yang bermanfaat. 
“Melalui kegiatan ini, kami sebagai peserta magang turut belajar bagaimana memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk mempromosikan produk hasil karya warga binaan. Ini menjadi pengalaman berharga karena kami bisa melihat langsung proses dari produksi hingga pemasaran secara digital,” ujar salah satu peserta magang di Rutan Purbalingga.
Melalui upaya ini, diharapkan produk hasil karya warga binaan dapat semakin dikenal oleh masyarakat serta memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk transparansi kepada publik terkait hasil pembinaan yang dilaksanakan di dalam rutan.
Rutan Purbalingga berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan inovatif, guna mendukung terciptanya warga binaan yang mandiri dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.